Demak – Ahmad Muzaki Nurdin, S.Hum., M.Ak., Pustakawan UPT Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) sekaligus Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Jawa Tengah, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Demak pada tanggal 6, 7, dan 12 Mei 2026.
Kegiatan yang merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Demak tersebut diikuti oleh pustakawan dan pengelola perpustakaan se-Kabupaten Demak melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Tahun 2026. Bimtek dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas pustakawan dan tenaga kependidikan dalam bidang literasi informasi, pengelolaan informasi digital, serta penguatan budaya literasi di lingkungan masyarakat dan pendidikan.

Ahmad Muzaki Nurdin, S.Hum., M.Ak., (Paling Kanan) Menjadi Salah Satu Narasumber Bimtek Literasi Informasi Tahun 2026 di Kabupaten Demak
Pelaksanaan kegiatan pada hari pertama diawali dengan sambutan dari Bupati Demak, dr. Estiana, S.E., yang menegaskan pentingnya penguatan budaya literasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin kompleks. Sementara itu, pada pertemuan terakhir kegiatan, acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., yang menyampaikan bahwa pustakawan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam meningkatkan budaya literasi dan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Selain Ahmad Muzaki Nurdin, kegiatan ini juga menghadirkan jurnalis Wahib, M.Si., selaku Pengurus PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Demak. serta narasumber dari Pengurus Daerah IPI Provinsi Jawa Tengah, Suwondo, S.Hum., M.Kom sekaligus Ketua FPPTI (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) Jawa Tengah. Dalam sesi pemaparan materi, Ahmad Muzaki Nurdin menyampaikan berbagai penguatan terkait literasi informasi, kemampuan analisis dan sintesis informasi, serta strategi pengelolaan informasi digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam memilah dan mengelola informasi agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah diskusi dan tanya jawab terkait keterbatasan sumber daya dan infrastruktur dalam membangun sistem literasi yang modern dan mandiri di lingkungan sekolah maupun perpustakaan daerah. Menanggapi hal tersebut, Ahmad Muzaki Nurdin, S.Hum., M.Ak., menyampaikan bahwa penguatan literasi dapat dimulai melalui penguatan jejaring kolaborasi, optimalisasi teknologi yang tersedia, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia secara bertahap dan berkelanjutan.

Ahmad Muzaki Nurdin, S.Hum., M.Ak., ketika memberikan pemaparan materi kepada peserta bimtek
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Jawa Tengah ke depan berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada para peserta sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi literasi informasi di daerah. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi antara perguruan tinggi, perpustakaan, dan institusi pendidikan dalam mendukung pengembangan budaya literasi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan aktif dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian bimtek secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan sesi berbagi pengalaman sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas literasi informasi dan penguatan peran perpustakaan di Kabupaten Demak.
