Blora – Kepala UPT Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Erna Sunarti, S.Pd., M.Hum., menjadi narasumber dalam kegiatan Kuliah Umum Midwifery Growth and Achievement 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Diploma Tiga Kebidanan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Semarang. Kuliah umum yang mengangkat tema “Empowering Future Midwives: Professional Ethics, Good Manners, and Public Speaking Excellence” ini diikuti oleh mahasiswa serta sivitas akademika Program Studi Kebidanan sebagai bagian dari upaya membekali calon tenaga kesehatan dengan kompetensi profesional yang utuh, meliputi aspek etika, karakter, serta kemampuan komunikasi.
Kehadiran Kepala UPT Perpustakaan UNISSULA sebagai narasumber merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan terhadap kompetensi beliau dalam bidang literasi informasi, pengembangan sumber daya manusia, serta public speaking. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun karakter tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga mampu berkomunikasi secara efektif, santun, dan profesional di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Dalam pemaparannya, Erna Sunarti, S.Pd., M.Hum. menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh setiap tenaga kesehatan.
“Being a great healthcare professional is not only about what you know, but also about how you communicate. Kompetensi akademik akan membawa seseorang menjadi tenaga kesehatan yang baik, namun etika, karakter, dan kemampuan berkomunikasi akan membentuknya menjadi seorang profesional yang dipercaya masyarakat. Karena itu, saya selalu percaya bahwa good communication creates trust, and trust creates better healthcare. Inilah bekal yang saya harapkan dapat dimiliki oleh seluruh calon bidan dalam menghadapi tantangan profesi di masa depan,” ungkapnya.
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan professional ethics, good manners, serta kemampuan public speaking sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kompetensi profesi. Menurutnya, tenaga kesehatan tidak hanya dituntut mampu memberikan pelayanan yang tepat secara klinis, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi dengan empati, membangun hubungan yang baik dengan pasien, serta menjadi komunikator yang mampu menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon bidan memiliki kesiapan yang lebih komprehensif dalam menghadapi dunia kerja, tidak hanya dari sisi penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dalam membangun karakter, etika profesi, kemampuan komunikasi, serta kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepercayaan yang diberikan kepada Kepala UPT Perpustakaan UNISSULA sebagai narasumber pada forum akademik ini sekaligus memperkuat peran UPT Perpustakaan UNISSULA sebagai pusat literasi, pengembangan kompetensi, dan diseminasi pengetahuan yang terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik di lingkungan UNISSULA maupun melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah.
