Semarang – UPT Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan literasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui penyelenggaraan Bedah Film – Langit Tetap Sama bekerja sama dengan Komunitas Sahabat Mata (KSM). Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Juli 2026/24 Muharam 1448 H di Meeting Room Lantai 2, International Unit Program (IUP) Building UNISSULA yang dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri atas sivitas akademika, pegiat literasi, komunitas, serta masyarakat umum.

Audience beserta Tim UPT Perpustakaan UNISSULA Sama berfoto bersama Komunitas Sahabat Mata

Film Langit Tetap Sama merupakan karya Komunitas Sahabat Mata yang mengangkat nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas. Melalui kolaborasi ini, UPT Perpustakaan UNISSULA menghadirkan ruang refleksi akademik yang mempertemukan dunia pendidikan dengan komunitas masyarakat dalam upaya memperkuat kesadaran literasi sekaligus membangun budaya kampus yang inklusif.

Mengawali rangkaian kegiatan, UPT Perpustakaan UNISSULA secara resmi meluncurkan KOLiT (Konsultasi Penelitian), sebuah inovasi layanan yang dirancang untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan UNISSULA. Melalui layanan ini, sivitas akademika memperoleh pendampingan komprehensif mulai dari penyusunan ide penelitian, penelusuran literatur ilmiah, literature review, manajemen referensi, pemeriksaan plagiasi, analisis data, bibliometrik, hingga pendampingan publikasi karya ilmiah. Kehadiran KOLiT menjadi penegasan transformasi peran perpustakaan, tidak hanya sebagai penyedia sumber informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam seluruh proses penelitian dan publikasi ilmiah.

Program Terbaru UPT Perpustakaan UNISSULA – KOLiT (Konsultasi Penelitian)

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara UPT Perpustakaan UNISSULA dan Komunitas Sahabat Mata. Kolaborasi ini memiliki makna strategis karena menjadikan UPT Perpustakaan UNISSULA sebagai Institusi pertama di lingkungan Perguruan Tinggi yang dipercaya Komunitas Sahabat Mata sebagai mitra kolaborasi. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan berbagai program literasi, edukasi, dan kegiatan inklusif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pendatanganan Kerjasama antara UPT Perpustakaan UNISSULA dengan Komunitas Sahabat Mata

Dalam sambutannya, Ketua Komunitas Sahabat Mata sekaligus sutradara film Langit Tetap Sama, Basuki, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta dukungan fasilitas yang diberikan oleh UNISSULA. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan untuk memperkenalkan karya komunitas kepada sivitas akademika dan berharap para peserta dapat menikmati sekaligus mengambil makna dari film yang dihasilkan melalui semangat perjuangan dan kolaborasi anggota Komunitas Sahabat Mata.

Sambutan oleh Bapak Basuki, Sutradara Film Langit Tetap Sama sekaligus Ketua Komunitas Sahabat Mata

Momentum kegiatan semakin bermakna melalui sambutan Kepala UPT Perpustakaan UNISSULA, Erna Sunarti, S.Pd., M.Hum., yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen UNISSULA dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sambutan oleh Kepala UPT Perpustakaan UNISSULA Erna Sunarti, S.Pd., M.Hum., sekaligus membuka acara

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas nikmat dan kesempatan yang Allah SWT berikan sehingga hari ini kita dapat hadir bersama di Gedung IUP UNISSULA dengan fasilitas yang sangat representatif untuk menyaksikan penayangan perdana film inklusi karya Komunitas Sahabat Mata. Kehadiran kegiatan ini membuktikan bahwa UNISSULA adalah kampus yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Keluarga besar UPT Perpustakaan dan seluruh sivitas akademika patut berbangga karena kita menjadi pilot project sekaligus institusi pertama di lingkungan UNISSULA yang dipercaya menjalin kerja sama dengan Komunitas Sahabat Mata. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kita membuka ruang yang setara bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk terus berkarya dan menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa Yes, We Are Exist!,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Erna Sunarti, S.Pd., M.Hum., menjelaskan bahwa peluncuran layanan KOLiT merupakan bagian dari komitmen UPT Perpustakaan UNISSULA dalam meningkatkan kualitas layanan akademik. Menurutnya, perpustakaan harus mampu berkembang menjadi pusat konsultasi penelitian yang mendampingi sivitas akademika sejak tahap perencanaan riset hingga publikasi ilmiah, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi di lingkungan UNISSULA.

Beliau juga berharap penyelenggaraan Bedah Film Langit Tetap Sama tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi ruang pembelajaran bersama yang menghadirkan hikmah dan refleksi bagi seluruh peserta. Melalui film tersebut, setiap individu diajak untuk melakukan introspeksi mengenai sejauh mana dirinya telah memberikan manfaat bagi sesama, khususnya dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif, empatik, dan menghargai keberagaman.

Memasuki agenda utama, peserta mengikuti pemutaran film Langit Tetap Sama berdurasi sekitar 75 menit. Film tersebut mendapat perhatian tinggi dari peserta karena mengangkat kisah yang dekat dengan realitas sosial serta sarat akan nilai kemanusiaan, perjuangan, dan kesetaraan.

Audience menyaksikan dengan antusias pemutaran film Langit Tetap Sama

Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bedah film dan diskusi interaktif yang dipandu oleh Dr. Nila Ubaidah, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Magister Pendidikan Matematika UNISSULA, dengan menghadirkan Basuki sebagai narasumber. Berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap isu literasi, inklusivitas, serta proses kreatif di balik produksi film tersebut.

sesi bedah film dan diskusi interaktif yang dipandu oleh Dr. Nila Ubaidah, S.Pd., M.Pd. dengan narasumber Bapak Basuki

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, UPT Perpustakaan UNISSULA tidak hanya memperkuat perannya sebagai pusat layanan informasi dan penelitian, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mendorong tumbuhnya budaya literasi, riset, dan nilai-nilai inklusivitas. Sinergi bersama Komunitas Sahabat Mata menjadi tonggak penting dalam memperluas jejaring kemitraan sekaligus mempertegas posisi UNISSULA sebagai perguruan tinggi yang adaptif, humanis, dan berkomitmen menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.